Skripsi 2026 · TinyML · ESP32
Penghangat susu bayi yang tahu kapan harus berhenti.

rancang
Desain 3D badan alat, 20 × 24 cm

rangkai
ESP32, dua sensor suhu, pemanas PTC 120 W

rekam
72 sesi perekaman, 1 data per detik

latih
Model 1D-CNN, sekitar 59.905 parameter
READY!
SUSU SIAP MINUM
SUHU: 38.0 C
Sisa Waktu: 01:59:45
tanam
Model jalan di ESP32, tanpa internet

pantau
Notifikasi ke ponsel lewat Blynk
Kartu 01 / 06
masalahmasalah
02 · Kenapa alat ini dibuat
ASI perah paling aman disajikan pada 37–40°C. Di atas 40°C, protein dan antibodinya mulai rusak.
Penghangat biasa memakai termostat on-off yang memutus pemanas setelah suhu tercapai, padahal panas sisa masih terus naik. Saya ingin pemanas berhenti sebelum batas itu, tanpa sensor yang dicelupkan ke susu.
alatalat
03 · Cara kerja
01
DS18B20 membaca suhu air pengantar, SHT31 membaca suhu ruang.
02
ESP32 menjalankan model 1D-CNN di dalam alat, tanpa internet.
03
Dari data 60 detik terakhir, model menebak suhu akhir susu.
04
Pemanas diputus saat tebakan menyentuh 38°C, sebelum suhu aslinya sampai.
05
Setelah hangat, hitung mundur 2 jam. Lewat batas, buzzer berbunyi.
06
Notifikasi ke Blynk. Tanpa Wi-Fi, alat tetap jalan.

hasilhasil
04 · Pengujian di BAB IV
- Rata-rata galat prediksi (MAE). Target ≤ 1,5°C
- 1,2°C
- Waktu inferensi di ESP32. Target < 200 ms
- 186ms
- Suhu berhenti dengan TinyML. Termostat biasa: 42,5°C
- 38,5–39,0°C
- Skenario uji integrasi berhasil
- 10/10
| Skenario | MAE (°C) |
|---|---|
| 50 ml, kaca | 1,1 |
| 150 ml, kaca | 1,2 |
| 240 ml, kaca | 1,3 |
| 50 ml, PP | 1,0 |
| 150 ml, PP | 1,2 |
| 240 ml, PP | 1,4 |
sayasaya
05 · Perkenalan
Darma (I Kadek Darmayasa), mahasiswa Rekayasa Sistem Komputer di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, angkatan 2023.
Skripsi saya mencakup rangkaian dan PCB, casing 3D, firmware ESP32, sampai model AI-nya.
You must have a goal
Alat yang dipakai
- ESP32
- C++ / Arduino IDE
- TensorFlow / Keras
- TFLite Micro
- EasyEDA
- SketchUp
- Blynk IoT
Riwayat singkat
- Praktik Kerja Lapangan di Jasa Web Creator (2022–2023)
- Wakil Koordinator Humas Ecsi (2024–2025)
kontakkontak
darmadarma